nasib……….;(
Hari minggu, pertemuan di kantor desa dengan masyarakat, on the way ke kantor, hujan…………… what a beautiful life……..
You are looking at posts that were written in the month of October in the year 2008.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Nov » | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
Hari minggu, pertemuan di kantor desa dengan masyarakat, on the way ke kantor, hujan…………… what a beautiful life……..
Berperilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak kecil. Peran serta guru dan orang tua untuk mempromosikan hidup bersih dan sehat pada anak-anak sangat menentukan. Dalam program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan UNICEF tahun 2006 – 2010, komponen Air dan Sanitasi termasuk didalamnya. UNICEF akan membantu Program air minum dan Sanitasi yang dicanangkan Pemerintah Indonesia di mana program air, sanitasi dan pendidikan hygiene di sekolah termasuk di dalamnya. UNICEF akan membantu sekolah dasar di daerah terpilih untuk mendidik siswanya agar dapat berperilaku hidup bersih dan sehat dan juga membantu untuk membangun sarana air dan sanitasi di sekolah.
Masyarakat sekolah (kepala sekolah, siswa, guru, karyawan, komite sekolah dan pengelola pendidikan) merupakan komunitas yang tersebar luas baik di perkotaan dan perdesaan. Dan terakomodasi dalam wadah pengorganisasian yang mapan. Mereka merupakan kelompok yang strategis dalam perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Siswa sekolah merupakan kelompok yang mudah menerima pengetahuan dan inovasi baru, mempunyai keinginan dan motivasi tinggi untuk maju. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di sekolah akan disampaikan ke rumah dan masyarakat. Pengetahuan dan pengalaman perilaku hidup bersih dan sehat serta metode bagaimana menyampaikan akan memberi motivasi bagi dirinya untuk meneruskan di rumah masing-masing, mempengaruhi saudara, orang tua, kawan-kawan dan masyarakat sekitar.
Pembelajaran Higiene di sekolah adalah salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian program Air, Sanitasi dan Pendidikan Higiene di Sekolah (ASPH di Sekolah). Materi pembelajaran ASPH disekolah meliputi: (1) Praktek perilaku baik dan buruk, (2) Alur penularan penyakit diare dan penghambatnya, (3) Mencuci tangan pakai sabun: mengapa, kapan dan bagaimana, (4) Diare: penyakit yang berhubungan dengan Air dan sanitasi, (5) Pengelolaan air yang sehat di rumah, (6) Pemeliharaan dan kebersihan sekolah, (7) Penanganan Sampah, (8) Penanganan makanan yang sehat.
At the eve of the new Millennium, despite all the progress reported world-wide in recent decades, more than 2,3 billion people still live without access to sanitationfacilities and are unable to practise such basic hygiene as washing their hands with soap and water. Diseases related to poor sanitation and water availability cause many people to fall ill or even die. Children are the most vulnerable to health hazards and consequently are affected the most.While the impact of poor sanitation and hygiene is known to be disastrous for small children, it also has an important impact on the health of school-age children including adolescents.As numerous studies show, education and health are inseparable: nutritional deficiencies, diarrhoea and helminth infections affect school participation and learning . Importantly, many of these issues can be addressed effectively through health, hygiene and nutrition policies and programmes for students and staff.Children spend long hours in schools. The school environment will partly determine these children’s health and well–being by providing a healthy or unhealthy environment. Focusing on schools and the people connected to schools has several additional advantages. Compared to adults, children are more receptive to new ideas and can more easily change their behaviour and/or develop new long-term behaviours as a result of increased knowledge and facilitated practices.
Soppeng adalah salah satu dari 5 kabupaten di sulawesi selatan yang ikut dalam program water and environmental sanitation kerjasama Unicef dan Pemerintah RI. Di kabupaten soppeng sendiri, dari 70 desa, hanya terpilih 2 desa sebagai desa intervensi yaitu desa Gattareng toa dan Desa Parenring. Ada 4 hal yang menjadi inti dari program WES ini yakni air bersih, sanitasi, phbs dan sekolah.
15 oktober adalah hari cuci tangan pakai sabun sedunia. Gerakan cuci tangan pakai sabun ini adalah suatu upaya untuk merkyatkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, khususnya untuk anak-anak. anak-anak adalah pihak yang paling rawan terhadap penyakit yang berkaitan dengan perilaku, ketersediaan air serta sanitasi. Banyak pihak yang tidak menyadari pentingnya cuci tangan pakai sabun, oleh karena itu, segala upaya dari berbagai stake holder sangat dibutuhkan.
Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!